Headline News :
Studio/Office : Jl.Raya Tuapejat KM.2 Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai-Sumatera Barat Telp/Faks.0759 320099 HP.085355441044 = Website : www.sasarainafm.com = Facebook : www.facebook.com/Radiosasaraina = Twitter : @radiosasaraina = Yahoo Messenger :sasarainafm@ymail.com = Skype:radio.sasaraina

Sabtu, 16 Maret 2013

Polda Sumbar Segera Gelar Perkara Kasus Dana Huntap Mentawai

Padang, sasarainafm.com—Polda Sumbar akan melakukan gelar perkara kasus dugaan penyelewengan dana hunian tetap (huntap) bagi korban tsunami dan gempa 20 Oktober 2010 lalu, jika dalam klarifikasi terhadap Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet, menemukan bukti lengkap dan kuat adanya unsur tindak pidana. 

Hal itu ditegaskan Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Mainar Sugianto kepada wartawan di Padang Kamis (14/3).

Dia menyebutkan, kasus dugaan penyelewengan dana huntap yang melibatkan bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet tersebut masih dalam tahap awal pemeriksaan, dan pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Sumbar telah melakukan klarifikasi terhadap Yudas guna mengumpulkan bukti, dan informasi dari Yudas melalui pemeriksaan yang dilakukan pada Februari lalu.

" Kita akan lakukan klarifikasi, dan kumpulkan bukti, apabila ini sudah lengkap dan kuat, maka penyidik segera melakukan gelar perkara, untuk menentukan apakah kasus ini ada unsur pidananya atau tidak sama sekali,” ujar Mainar Sugianto.

Menurut Mainar, pihaknya tidak akan menghilangkan ataupun menghentikan kasus tersebut, kalau memang terbukti memenuhi unsur tindak pidana.

 “Kami tidak akan menghilangkan dan menghentikan kasus ini, kalau unsur pidananya ada. Untuk itu, kami harus bekerja keras mengungkap kasus atau laporan masyarakat yang telah masuk kepada kami,” tandasnya.

Menyinggung pernyataan Kepala Bagian Humas Setkab Kepulauan Mentawai, Joni Anwar yang membantah tidak ada kerugian negara, dan tidak ada penyelewengan dana huntap, menurut Sugianto pernyataan itu sah-sah saja sebagai upaya pembelaan dari pihak Yudas, namun demikian penuturan dan pembelaan itu tidak akan menghentikan proses penyidikan yang masih dilakukan penyidik Ditreskrimsus Polda.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet melalui Kepala Bagian Humas Setkab Kepulauan Mentawai, Joni Anwar dalam kepada wartawan, membantah telah terjadi penyimpangan dana pembangunan huntap. Joni mengklaim tidak ada transfer dana pembangunan huntap sebesar Rp 1,3 miliar dari provinsi. (***)

Pembangunan

Berita Pembangunan lain »

Pendidikan

Berita Pendidikan lain »